3 Cara Install Signal Desktop di Debian, Ubuntu, dan Turunannya - Umahdroid

Instal Signal App di Linux - Akhir-akhir ini dunia maya memang cukup diributkan dengan pembaruan kebijakan privasi WhatsApp. Yah, wajar saja karena aplikasi pesan instan ini adalah jadi salah satu aplikasi paling populer di dunia.


Banyak yang cukup terganggu dengan adanya update tersebut. Tidak sedikit yang akhirnya pindah ke layanan lain. Telegram, Signal, dan BiP boleh jadi pihak yang paling diuntungkan dengan adanya kejadian ini.


Tapi kita tidak akan membahas itu. Hari ini Umahdroid akan fokus ke tutorial memasang Signal di PC berbasis GNU/Linux Debian dan Ubuntu.


Cara Install Signal di Linux Ubuntu

Artinya, kalian juga bisa menggunakan panduan ini di Ubuntu flavors (Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu), Linux Mint, Elementary OS, Pop! OS, KDE Neon, Zorin OS, Linux Lite, Deepin, dan seterusnya.


Apa itu Signal Privacy Messenger?

Signal adalah layanan pesan lintas platform yang dikembangkan oleh Signal Technology Foundation dan Signal Messenger LLC. Kedua organisasi nirlaba ini didirikan oleh Rosenfeld aka Moxie Marlinspike dan Brian Acton.


Baca juga :


Mereka melanjutkan pekerjaan yang dimulai di Open Whisper Systems, salah satu perusahaan baru Rosenfeld sebelumnya.


Menjalankan Signal Desktop di Ubuntu

Aplikasi client-nya menggunakan lisensi GPLv3, sedangkan kode pada server diterbitkan di bawah lisensi AGPLv3. Signal tersedia untuk perangkat mobile (Android dan iOS) dan desktop (Linux, MacOS, dan Windows).


Ketimbang Telegram, Signal lebih mirip seperti WhatsApp. Aplikasi ini tidak menyimpan data di cloud. Oh ya, Signal memakai end-to-end encryption.


Memasang Signal Desktop di Linux

Di dunia Linux, kita memiliki beberapa cara untuk memasang paket. Itu juga berlaku untuk instalasi Signal Desktop yang kita bagikan. Disini kita memilih menggunakan apt, snap, flatpak, atau AUR.


Tapi berhubung kita di keluarga Debian, jadi kita eliminasi AUR, karena itu untuk distribusi Linux berbasis Arch (misal, Manjaro).


#1 Install Signal dengan APT

Metode pertama ini merupakan yang paling kita rekomendasikan karena tidak memakan banyak storage. Untungya pengembang Signal sudah menyediakan official repository.


Seperti biasa, buka Terminal, lalu jalankan perintah berikut :


wget -O- https://updates.signal.org/desktop/apt/keys.asc | sudo apt-key add -
echo "deb [arch=amd64] https://updates.signal.org/desktop/apt xenial main" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list.d/signal-xenial.list
sudo apt update && sudo apt install signal-desktop

Begitu paketnya terpasang, kalian bisa menjalankan aplikasinya lewat Ubuntu dash, seperti Albert, Synapse, Ulauncher, atau software launcher Linux lainnya yang kalian pakai.


#2 Install Signal dengan Snap

Metode selanjutnya yang bisa kalian pilih untuk menginstal Signal di Ubuntu adalah menggunakan Snap. Aplikasi terseida di Snap store, jadi tinggal ketik-ketik sedikit perintah di jendela Terminal saja.


Baca juga :


Buka Terminal (Ctrl+Alt+T atau kadang juga ada distro Win+T seperti Pop! OS dan eOS), terus gunakan jalankan :


sudo apt install snapd
sudo snap install signal-desktop

Setelah itu kalian bisa membukanya lewat peluncur aplikasi atau bisa juga dengan menjalankan perintah "snap run signal-desktop" (tanpa tanpa petik dua pastinya).


#3 Install Signal dengan Flatpak

Untuk pengguna yang lebih suka dengan Flatpak ketimbang Snap, maka metode ini cocok untuk kalian. Tapi sebelum itu, pastikan kalian sudah install Flatpak di Linux yang kalian gunakan.


Setelah itu barulah pemasangan bisa dilakukan dengan :


flatpak install flathub org.signal.Signal
flatpak run org.signal.Signal

Perintah kedua di atas digunakan untuk menjalankan aplikasi lewat Terminal, bukan termasuk tahap instalasi.


Tapi berhubung sering atau kadang ada pengguna yang masih bingung tentang bagaimana cara menjalankan aplikasi flatpak, jadi yah tidak ada salahnya kita sertakan saja.


Jika sudah, silahkan ambil smartphone lalu buka buka aplikasi Signal. Masuk ke menu Settings > Linked Devices > Add > Scan QR Code.

3 Cara Install Signal Desktop di Debian, Ubuntu, dan Turunannya

Instal Signal App di Linux - Akhir-akhir ini dunia maya memang cukup diributkan dengan pembaruan kebijakan privasi WhatsApp. Yah, wajar saja karena aplikasi pesan instan ini adalah jadi salah satu aplikasi paling populer di dunia.


Banyak yang cukup terganggu dengan adanya update tersebut. Tidak sedikit yang akhirnya pindah ke layanan lain. Telegram, Signal, dan BiP boleh jadi pihak yang paling diuntungkan dengan adanya kejadian ini.


Tapi kita tidak akan membahas itu. Hari ini Umahdroid akan fokus ke tutorial memasang Signal di PC berbasis GNU/Linux Debian dan Ubuntu.


Cara Install Signal di Linux Ubuntu

Artinya, kalian juga bisa menggunakan panduan ini di Ubuntu flavors (Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu), Linux Mint, Elementary OS, Pop! OS, KDE Neon, Zorin OS, Linux Lite, Deepin, dan seterusnya.


Apa itu Signal Privacy Messenger?

Signal adalah layanan pesan lintas platform yang dikembangkan oleh Signal Technology Foundation dan Signal Messenger LLC. Kedua organisasi nirlaba ini didirikan oleh Rosenfeld aka Moxie Marlinspike dan Brian Acton.


Baca juga :


Mereka melanjutkan pekerjaan yang dimulai di Open Whisper Systems, salah satu perusahaan baru Rosenfeld sebelumnya.


Menjalankan Signal Desktop di Ubuntu

Aplikasi client-nya menggunakan lisensi GPLv3, sedangkan kode pada server diterbitkan di bawah lisensi AGPLv3. Signal tersedia untuk perangkat mobile (Android dan iOS) dan desktop (Linux, MacOS, dan Windows).


Ketimbang Telegram, Signal lebih mirip seperti WhatsApp. Aplikasi ini tidak menyimpan data di cloud. Oh ya, Signal memakai end-to-end encryption.


Memasang Signal Desktop di Linux

Di dunia Linux, kita memiliki beberapa cara untuk memasang paket. Itu juga berlaku untuk instalasi Signal Desktop yang kita bagikan. Disini kita memilih menggunakan apt, snap, flatpak, atau AUR.


Tapi berhubung kita di keluarga Debian, jadi kita eliminasi AUR, karena itu untuk distribusi Linux berbasis Arch (misal, Manjaro).


#1 Install Signal dengan APT

Metode pertama ini merupakan yang paling kita rekomendasikan karena tidak memakan banyak storage. Untungya pengembang Signal sudah menyediakan official repository.


Seperti biasa, buka Terminal, lalu jalankan perintah berikut :


wget -O- https://updates.signal.org/desktop/apt/keys.asc | sudo apt-key add -
echo "deb [arch=amd64] https://updates.signal.org/desktop/apt xenial main" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list.d/signal-xenial.list
sudo apt update && sudo apt install signal-desktop

Begitu paketnya terpasang, kalian bisa menjalankan aplikasinya lewat Ubuntu dash, seperti Albert, Synapse, Ulauncher, atau software launcher Linux lainnya yang kalian pakai.


#2 Install Signal dengan Snap

Metode selanjutnya yang bisa kalian pilih untuk menginstal Signal di Ubuntu adalah menggunakan Snap. Aplikasi terseida di Snap store, jadi tinggal ketik-ketik sedikit perintah di jendela Terminal saja.


Baca juga :


Buka Terminal (Ctrl+Alt+T atau kadang juga ada distro Win+T seperti Pop! OS dan eOS), terus gunakan jalankan :


sudo apt install snapd
sudo snap install signal-desktop

Setelah itu kalian bisa membukanya lewat peluncur aplikasi atau bisa juga dengan menjalankan perintah "snap run signal-desktop" (tanpa tanpa petik dua pastinya).


#3 Install Signal dengan Flatpak

Untuk pengguna yang lebih suka dengan Flatpak ketimbang Snap, maka metode ini cocok untuk kalian. Tapi sebelum itu, pastikan kalian sudah install Flatpak di Linux yang kalian gunakan.


Setelah itu barulah pemasangan bisa dilakukan dengan :


flatpak install flathub org.signal.Signal
flatpak run org.signal.Signal

Perintah kedua di atas digunakan untuk menjalankan aplikasi lewat Terminal, bukan termasuk tahap instalasi.


Tapi berhubung sering atau kadang ada pengguna yang masih bingung tentang bagaimana cara menjalankan aplikasi flatpak, jadi yah tidak ada salahnya kita sertakan saja.


Jika sudah, silahkan ambil smartphone lalu buka buka aplikasi Signal. Masuk ke menu Settings > Linked Devices > Add > Scan QR Code.

Tidak ada komentar

DAPATKAN UPDATE ARTIKEL GRATIS