Panduan Menggunakan Flatpak di Linux Ubuntu untuk Pemula - Umahdroid
Konfigurasi dan Instalasi Flatpak - Apa itu Flatpak?. Apa fungsinya?. Kenapa kita butuh Flatpak?. Pertanyaan itu akan coba kita jawab lewat artikel ini. Semoga bisa sedikit mencerahkan, terutama untuk yang baru migrasi ke Linux.

Instal aplikasi di distribusi Linux sebenarnya cukup mudah bagi pemula. Tinggal buka Software Center, cari aplikasi yang ingin dipasang, lalu tekan tombol install.

Sayangnya App Store biasanya tidak memiliki rilis terakhir.

Flatpak Universal Package

Memasang paket .deb secara manual, instal via PPA repository, atau build from source code adalah beberapa alternatif yang bisa dipakai. Meski demikian, metode ini memiliki sejumlah kekurangan.

METODEKEKURANGAN
Instal .deb PackageMenghandle dependensi terkadang cukup melelahkan
PPA RepositoryPPA tidak selalu aman untuk sistem
Build Source CodeJelas cara ini tidak untuk semua orang, apalagi pemula

Dengan banyaknya distro Linux dan sistem manajemen paket, maka dibuatlah satu Universal Packaging seperti Snap, AppImage, dan Flatpak untuk menambal kekurangan tersebut.

Apa itu Flatpak?

Pada dasarnya, Flatpak adalah framework yang membuat pengguna dapat menginstal aplikasi di berbagai distro Linux tanpa harus menggunakan paket tertentu seperti deb dan rpm.

Baca juga :

Dengan demikian aplikasi dapat berjalan secara cross-platform di berbagai distro.


Flatpak dikembangkan oleh komunitas independen, terdiri dari kontributor, relawan dan organisasi pendukung. Pengembang utamanya adalah Alex Larsson, Principal Engineer di Red Hat.

Ia telah bekerja pada proyek open source penting selama 20 tahun dan merupakan ahli dalam subsistem containerization dan Linux.

Kelebihan Flatpak

  • Menawarkan 1 bundel untuk distribusi berbeda
  • Terintegrasi dengan software center
  • Aplikasi yang sama dapat berjalan pada rilis berikutnya tanpa perubahan
  • Dependensi run-time yang hilang dapat ditambahkan sebagai bagian dari aplikasi
  • Memudahkan pengembang mendistribusikan aplikasi

Setting Flatpak di Ubuntu

Nah, untuk pengguna Ubuntu 18.04 LTS, 18.10, 19.04, atau distro Linux keren turunan versi diatasnya (walaupun belum dirilis sih), Flatpak bisa langsung dipasang dengan menjalankan perintah dibawah ini di Terminal :

sudo apt install flatpak

Sedangkan Ubuntu lebih tua seperti 16.04 LTS Xenial Xerus dan keturunannya bisa menggunakan official PPA :

sudo add-apt-repository ppa:alexlarsson/flatpak
sudo apt update
sudo apt install flatpak

Oh ya, nanti kalian akan diminta memasukan password setelah menjalankan baris pertama.

#1 Integrasi Software Center

Aplikasi Flatpak dapat sepenuhnya dikelola melalui command line. Tentu saja cara tersebut tidak untuk semua orang. Nah, disinilah dukungan integrasi Flatpak yang kita sebutkan sebelumnya berperan.

sudo apt install gnome-software-plugin-flatpak

Jalankan perintah di atas untuk memasang plugin Flatpak agar terintegrasi dengan Ubuntu Software atau GNOME Software Center.

#2 Menambah Flathub Repository

Langkah selanjutnya adalah menambahkan official repository dari Flatpak ke dalam sistem Ubuntu kita. Buka Terminal dengan menekan tombol kombinasi Ctrl+Alt+T lalu ketik dan jalankan :

flatpak remote-add --if-not-exists flathub https://flathub.org/repo/flathub.flatpakrepo

Setelah melakukan konfigurasi diatas, sekarang restart PC / laptop kalian sebelum digunakan untuk instalasi aplikasi.

Cara Menggunakan Flatpak di Linux

Untuk mempermudah pembelajaran, kita akan berikan contoh langsung bagaimana cara instal WPS Office 2019 di Ubuntu dengan Flatpak melalui command line interface (CLI).

Flathub Repository

Seperti halnya apt, kita juga bisa mencari aplikasi Flatpak yang tersedia dengan menambahkan search :

flatpak search office

Sistem akan otomatis menampilkan semua hasil yang mungkin cocok dengan permitaan pencarian. Jadi nama aplikasi tidak harus tepat 100%.

#1 Instal Aplikasi Flatpak

Cara umum untuk menginstal perintah Flatpak dari repositori adalah menambah install diikuti nama repository dan application ID. Jadi perintahnya akan seperti ini :

flatpak install flathub com.wps.Office

Oh ya, beberapa developer menyediakan repository mereka sendiri. Pengguna bisa menggunakan absolute path. Contoh saat instal Spotify di Ubuntu :

flatpak install --from https://flathub.org/repo/appstream/com.spotify.Client.flatpakref

Atau bisa juga langsung dipasang dengan flatpak install [nama file] jika kalian sudah memiliki file .flatpakref-nya.

#2 Menjalankan Aplikasi Flatpak

Nah, setelah pemasangan, bagaimana cara membuka aplikasi Flatpak?. Mudah saja, kalian bisa menggunakan perintah berikut :

flatpak run com.wps.Office

Format perintah yang digunakan adalah flatpak run [id aplikasi]. Jadi jika id aplikasinya org.gimp.GIMP maka perintahnya menjadi flatpak run org.gimp.GIMP.

#3 Melihat Flatpak App yang Terinstal

Kita dapat menampilkan semua aplikasi Flatpak beserta runtime yang terinstal di sistem menggunakan perintah list seperti di bawah ini :

$ flatpak list
com.valvesoftware.Steam/x86_64/stable
com.wps.Office/x86_64/stable
org.libreoffice.LibreOffice/x86_64/stable
org.freedesktop.Platform.Compat32/x86_64/1.6
org.freedesktop.Platform.ffmpeg/x86_64/1.6
org.freedesktop.Platform/x86_64/1.6
org.gtk.Gtk3theme.Ambiance/x86_64/3.22

Kalian bisa menambahkan opsi --app untuk melihat daftar aplikasi yang terpasang tanpa runtime.

#4 Uninstal Aplikasi Flatpak

Seperti format-format sebelumnya, kita hanya perlu menambahkan uninstall untuk menghapus Flatpak application yang sudah dipasang di Ubuntu :

flatpak uninstall com.wps.Office

Untuk menghapus runtime dan ekstensi yang sudah tidak lagi tidak digunakan oleh aplikasi yang diinstal :

flatpak uninstall --unused

Perintah diatas dapat membersihkan sistem dan melegakan ruang penyimpanan.

#5 Troubleshooting Flatpak

Jika saat pemasangan ada keterangan error: runtime/org.freedesktop.Platform/x86_64/1.6 not installed kita dapat mengatasinya dengan memperbarui repositori Flatpak :

flatpak update -v

Pesan kesalahan tersebut biasanya dikarenakan instalasi Flatpak tidak lengkap karena koneksi internet buruk atau komputer mati mendadak.

#5 Perintah Flatpak Lain

Sebenarnya masih banyak sekali perintah dan options Flatpak yang bisa kita gunakan. Namun tidak akan kita sampaikan semua karena keterbatasan penulis. Jadi mohon maaf untuk itu.

Sebagai gantinya, berikut tabel perintah Flatpak yang menurut kita penting :

OPTIONSFUNGSI
repairMemperbaiki inkonsistensi instalasi
permission-resetMelakukan reset permisi aplikasi
historyMelihat riwayat perubahan
infoMenampilkan informasi aplikasi
remotesMenampilkan daftar remote
remote-deleteMenghapus Flatpak remote
install --userMemasang aplikasi per-user
helpMenampilkan bantuan dasar

Jika merasa cara  instal Flatpak ini bermanfaat, silakan bagikan ke teman-teman di jejaring sosial dan ikuti Umahdroid untuk mendapatkan tutorial Linux menarik lainnya. Terimakasih sudah membaca!.

Panduan Menggunakan Flatpak di Linux Ubuntu untuk Pemula

Like Facebook Umahdroid untuk mendapatkan update artikel terbaru
Konfigurasi dan Instalasi Flatpak - Apa itu Flatpak?. Apa fungsinya?. Kenapa kita butuh Flatpak?. Pertanyaan itu akan coba kita jawab lewat artikel ini. Semoga bisa sedikit mencerahkan, terutama untuk yang baru migrasi ke Linux.

Instal aplikasi di distribusi Linux sebenarnya cukup mudah bagi pemula. Tinggal buka Software Center, cari aplikasi yang ingin dipasang, lalu tekan tombol install.

Sayangnya App Store biasanya tidak memiliki rilis terakhir.

Flatpak Universal Package

Memasang paket .deb secara manual, instal via PPA repository, atau build from source code adalah beberapa alternatif yang bisa dipakai. Meski demikian, metode ini memiliki sejumlah kekurangan.

METODEKEKURANGAN
Instal .deb PackageMenghandle dependensi terkadang cukup melelahkan
PPA RepositoryPPA tidak selalu aman untuk sistem
Build Source CodeJelas cara ini tidak untuk semua orang, apalagi pemula

Dengan banyaknya distro Linux dan sistem manajemen paket, maka dibuatlah satu Universal Packaging seperti Snap, AppImage, dan Flatpak untuk menambal kekurangan tersebut.

Apa itu Flatpak?

Pada dasarnya, Flatpak adalah framework yang membuat pengguna dapat menginstal aplikasi di berbagai distro Linux tanpa harus menggunakan paket tertentu seperti deb dan rpm.

Baca juga :

Dengan demikian aplikasi dapat berjalan secara cross-platform di berbagai distro.


Flatpak dikembangkan oleh komunitas independen, terdiri dari kontributor, relawan dan organisasi pendukung. Pengembang utamanya adalah Alex Larsson, Principal Engineer di Red Hat.

Ia telah bekerja pada proyek open source penting selama 20 tahun dan merupakan ahli dalam subsistem containerization dan Linux.

Kelebihan Flatpak

  • Menawarkan 1 bundel untuk distribusi berbeda
  • Terintegrasi dengan software center
  • Aplikasi yang sama dapat berjalan pada rilis berikutnya tanpa perubahan
  • Dependensi run-time yang hilang dapat ditambahkan sebagai bagian dari aplikasi
  • Memudahkan pengembang mendistribusikan aplikasi

Setting Flatpak di Ubuntu

Nah, untuk pengguna Ubuntu 18.04 LTS, 18.10, 19.04, atau distro Linux keren turunan versi diatasnya (walaupun belum dirilis sih), Flatpak bisa langsung dipasang dengan menjalankan perintah dibawah ini di Terminal :

sudo apt install flatpak

Sedangkan Ubuntu lebih tua seperti 16.04 LTS Xenial Xerus dan keturunannya bisa menggunakan official PPA :

sudo add-apt-repository ppa:alexlarsson/flatpak
sudo apt update
sudo apt install flatpak

Oh ya, nanti kalian akan diminta memasukan password setelah menjalankan baris pertama.

#1 Integrasi Software Center

Aplikasi Flatpak dapat sepenuhnya dikelola melalui command line. Tentu saja cara tersebut tidak untuk semua orang. Nah, disinilah dukungan integrasi Flatpak yang kita sebutkan sebelumnya berperan.

sudo apt install gnome-software-plugin-flatpak

Jalankan perintah di atas untuk memasang plugin Flatpak agar terintegrasi dengan Ubuntu Software atau GNOME Software Center.

#2 Menambah Flathub Repository

Langkah selanjutnya adalah menambahkan official repository dari Flatpak ke dalam sistem Ubuntu kita. Buka Terminal dengan menekan tombol kombinasi Ctrl+Alt+T lalu ketik dan jalankan :

flatpak remote-add --if-not-exists flathub https://flathub.org/repo/flathub.flatpakrepo

Setelah melakukan konfigurasi diatas, sekarang restart PC / laptop kalian sebelum digunakan untuk instalasi aplikasi.

Cara Menggunakan Flatpak di Linux

Untuk mempermudah pembelajaran, kita akan berikan contoh langsung bagaimana cara instal WPS Office 2019 di Ubuntu dengan Flatpak melalui command line interface (CLI).

Flathub Repository

Seperti halnya apt, kita juga bisa mencari aplikasi Flatpak yang tersedia dengan menambahkan search :

flatpak search office

Sistem akan otomatis menampilkan semua hasil yang mungkin cocok dengan permitaan pencarian. Jadi nama aplikasi tidak harus tepat 100%.

#1 Instal Aplikasi Flatpak

Cara umum untuk menginstal perintah Flatpak dari repositori adalah menambah install diikuti nama repository dan application ID. Jadi perintahnya akan seperti ini :

flatpak install flathub com.wps.Office

Oh ya, beberapa developer menyediakan repository mereka sendiri. Pengguna bisa menggunakan absolute path. Contoh saat instal Spotify di Ubuntu :

flatpak install --from https://flathub.org/repo/appstream/com.spotify.Client.flatpakref

Atau bisa juga langsung dipasang dengan flatpak install [nama file] jika kalian sudah memiliki file .flatpakref-nya.

#2 Menjalankan Aplikasi Flatpak

Nah, setelah pemasangan, bagaimana cara membuka aplikasi Flatpak?. Mudah saja, kalian bisa menggunakan perintah berikut :

flatpak run com.wps.Office

Format perintah yang digunakan adalah flatpak run [id aplikasi]. Jadi jika id aplikasinya org.gimp.GIMP maka perintahnya menjadi flatpak run org.gimp.GIMP.

#3 Melihat Flatpak App yang Terinstal

Kita dapat menampilkan semua aplikasi Flatpak beserta runtime yang terinstal di sistem menggunakan perintah list seperti di bawah ini :

$ flatpak list
com.valvesoftware.Steam/x86_64/stable
com.wps.Office/x86_64/stable
org.libreoffice.LibreOffice/x86_64/stable
org.freedesktop.Platform.Compat32/x86_64/1.6
org.freedesktop.Platform.ffmpeg/x86_64/1.6
org.freedesktop.Platform/x86_64/1.6
org.gtk.Gtk3theme.Ambiance/x86_64/3.22

Kalian bisa menambahkan opsi --app untuk melihat daftar aplikasi yang terpasang tanpa runtime.

#4 Uninstal Aplikasi Flatpak

Seperti format-format sebelumnya, kita hanya perlu menambahkan uninstall untuk menghapus Flatpak application yang sudah dipasang di Ubuntu :

flatpak uninstall com.wps.Office

Untuk menghapus runtime dan ekstensi yang sudah tidak lagi tidak digunakan oleh aplikasi yang diinstal :

flatpak uninstall --unused

Perintah diatas dapat membersihkan sistem dan melegakan ruang penyimpanan.

#5 Troubleshooting Flatpak

Jika saat pemasangan ada keterangan error: runtime/org.freedesktop.Platform/x86_64/1.6 not installed kita dapat mengatasinya dengan memperbarui repositori Flatpak :

flatpak update -v

Pesan kesalahan tersebut biasanya dikarenakan instalasi Flatpak tidak lengkap karena koneksi internet buruk atau komputer mati mendadak.

#5 Perintah Flatpak Lain

Sebenarnya masih banyak sekali perintah dan options Flatpak yang bisa kita gunakan. Namun tidak akan kita sampaikan semua karena keterbatasan penulis. Jadi mohon maaf untuk itu.

Sebagai gantinya, berikut tabel perintah Flatpak yang menurut kita penting :

OPTIONSFUNGSI
repairMemperbaiki inkonsistensi instalasi
permission-resetMelakukan reset permisi aplikasi
historyMelihat riwayat perubahan
infoMenampilkan informasi aplikasi
remotesMenampilkan daftar remote
remote-deleteMenghapus Flatpak remote
install --userMemasang aplikasi per-user
helpMenampilkan bantuan dasar

Jika merasa cara  instal Flatpak ini bermanfaat, silakan bagikan ke teman-teman di jejaring sosial dan ikuti Umahdroid untuk mendapatkan tutorial Linux menarik lainnya. Terimakasih sudah membaca!.

No comments

DAPATKAN UPDATE GRATIS VIA EMAIL