Google Larang Aplikasi Mining Cryptocurrency di Play Store - Umahdroid
Bitcoin di Play Store - Google kembali memperbarui kebijakan distribusi aplikasi di Play Store. Kali ini raksasa mesin pencari ini melarang beberapa kategori aplikasi. Salah satu kategori yang dilarang tersebut adalah aplikasi penambang cryptocurrency seperti Bitcoin.

Keputusan pelarangan aplikasi mining cryptocurrency ini muncul setelah satu bulan sebelumnya Apple memperbarui kebijakan serupa untuk App Store iOS dan Mac App Store untuk menghindari penggunaan sumber daya sistem berlebihan.

"Kami tidak mengizinkan semua aplikasi yang menambang uang kripto pada gawai-gawai kami," tulis Google pada bagian Financial Instrument dalam Developer Policy Center.

Aplikasi Mining Bitcoin Android Play Store

Meski melarang aplikasi minin bitcoin untuk Android, namun keduanya masih memberi toleransi untuk aplikasi berbasis cloud atau yang bekerja secara remote.

"Satu-satunya aplikasi penambangan mata uang kripto yang diizinkan adalah aplikasi yang melakukan penambangan di luar perangkat, seperti penambangan berbasis cloud," tulis Apple.

Pembaruan kebijakan ini merupakan buntut dari larangan Google tentang ekstensi crypto miner di toko online Chome April lalu.

Ancaman Mobile Cryptocurrency Mining

Tren penambangan kripto memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Terutama setelah kenaikan fantastis harga bitcoin tahun lalu.

Monero Cryptocurrency Miner

Dan awal tahun ini, Cybersecurity, Malwarebytes, merilis sebuah laporan yang menunjukkan teknik cryptojacking baru yang digunakan oleh hacker. Teknik ini mampu mengendalikan jutaan perangkat yang telah terinfeksi untuk mining.

Baca juga :

Dengan menggunakan browsing redirection, pengguna akan dialihkan ke situs dengan skrip berbahaya yang sudah dirancang membajak processor telepon untuk menambang cryptocurrency Monero.

Pada bulan Februari silam, Netlab360 juga menemukan bahwa sekitar 7.000 perangkat yang terhubung ke internet di China terhubung ke jaringan botnet yang dibuat untuk menambang.

Perubahan Lain

Setelah memperbarui isi Developer Policy Center, berikut beberapa kategori aplikasi yang dilarang beredar di Google Play Store :

1. Aplikasi yang Berbahaya untuk Anak

Aplikasi yang memuat konten berisi pelecehan seksual anak di bawah umur. Selain itu, aplikasi yang menarik bagi anak-anak namun mengandung konten dewasa juga dipastikan akan terkena razia Simbah.

2. Aplikasi Berbahaya

Aplikasi yang memberikan petunjuk penjualan / pembuatan / perakitan bahan peledak, senjata api, amunisi, aksesori senjata api, dan senjata berbahaya lainnya.

Langkah ini adalah lanjutan dari kebijakan YouTube yang melarang kehadiran konten serupa di awal 2018 lalu.

3. Konten Repetitif

Google kini juga melarang kehadiran aplikasi yang mirip atau memberikan pengalaman serupa dengan aplikasi yang sebelumnya sudah ada di toko Android tersebut.

Mereka juga menambhankan jika aplikasi tanpa hal baru akan dihapus dari Play Store.

"Kami tidak mengizinkan aplikasi yang hanya memberikan pengalaman yang sama seperti aplikasi lain yang sudah ada di Google Play Store. Aplikasi baru seharusnya memberikan nilai kepada pengguna melalui pembuatan konten atau layanan unik," kata Google.

Itulah perubahan kebijakan Google terkait aplikasi mining bitcoin Android dan sebangsanya. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di posting selanjutnya. Terimakasih!.

Google Larang Aplikasi Mining Cryptocurrency di Play Store

Bitcoin di Play Store - Google kembali memperbarui kebijakan distribusi aplikasi di Play Store. Kali ini raksasa mesin pencari ini melarang beberapa kategori aplikasi. Salah satu kategori yang dilarang tersebut adalah aplikasi penambang cryptocurrency seperti Bitcoin.

Keputusan pelarangan aplikasi mining cryptocurrency ini muncul setelah satu bulan sebelumnya Apple memperbarui kebijakan serupa untuk App Store iOS dan Mac App Store untuk menghindari penggunaan sumber daya sistem berlebihan.

"Kami tidak mengizinkan semua aplikasi yang menambang uang kripto pada gawai-gawai kami," tulis Google pada bagian Financial Instrument dalam Developer Policy Center.

Aplikasi Mining Bitcoin Android Play Store

Meski melarang aplikasi minin bitcoin untuk Android, namun keduanya masih memberi toleransi untuk aplikasi berbasis cloud atau yang bekerja secara remote.

"Satu-satunya aplikasi penambangan mata uang kripto yang diizinkan adalah aplikasi yang melakukan penambangan di luar perangkat, seperti penambangan berbasis cloud," tulis Apple.

Pembaruan kebijakan ini merupakan buntut dari larangan Google tentang ekstensi crypto miner di toko online Chome April lalu.

Ancaman Mobile Cryptocurrency Mining

Tren penambangan kripto memang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Terutama setelah kenaikan fantastis harga bitcoin tahun lalu.

Monero Cryptocurrency Miner

Dan awal tahun ini, Cybersecurity, Malwarebytes, merilis sebuah laporan yang menunjukkan teknik cryptojacking baru yang digunakan oleh hacker. Teknik ini mampu mengendalikan jutaan perangkat yang telah terinfeksi untuk mining.

Baca juga :

Dengan menggunakan browsing redirection, pengguna akan dialihkan ke situs dengan skrip berbahaya yang sudah dirancang membajak processor telepon untuk menambang cryptocurrency Monero.

Pada bulan Februari silam, Netlab360 juga menemukan bahwa sekitar 7.000 perangkat yang terhubung ke internet di China terhubung ke jaringan botnet yang dibuat untuk menambang.

Perubahan Lain

Setelah memperbarui isi Developer Policy Center, berikut beberapa kategori aplikasi yang dilarang beredar di Google Play Store :

1. Aplikasi yang Berbahaya untuk Anak

Aplikasi yang memuat konten berisi pelecehan seksual anak di bawah umur. Selain itu, aplikasi yang menarik bagi anak-anak namun mengandung konten dewasa juga dipastikan akan terkena razia Simbah.

2. Aplikasi Berbahaya

Aplikasi yang memberikan petunjuk penjualan / pembuatan / perakitan bahan peledak, senjata api, amunisi, aksesori senjata api, dan senjata berbahaya lainnya.

Langkah ini adalah lanjutan dari kebijakan YouTube yang melarang kehadiran konten serupa di awal 2018 lalu.

3. Konten Repetitif

Google kini juga melarang kehadiran aplikasi yang mirip atau memberikan pengalaman serupa dengan aplikasi yang sebelumnya sudah ada di toko Android tersebut.

Mereka juga menambhankan jika aplikasi tanpa hal baru akan dihapus dari Play Store.

"Kami tidak mengizinkan aplikasi yang hanya memberikan pengalaman yang sama seperti aplikasi lain yang sudah ada di Google Play Store. Aplikasi baru seharusnya memberikan nilai kepada pengguna melalui pembuatan konten atau layanan unik," kata Google.

Itulah perubahan kebijakan Google terkait aplikasi mining bitcoin Android dan sebangsanya. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di posting selanjutnya. Terimakasih!.

No comments