Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan - Umahdroid
Update Patch Android - Celah sistem pada Android memang cukup membuat kawatir para pengguna mengingat sistem operasi yang menggunakan nama-nama makanan manis (setidaknya sebelum Android 10 meluncur) sebagai codename ini memiliki pengguna yang jumlahnya milyaran.

Terlebih lagi fakta di lapangan membuktikan bahwa ada banyak vendor nakal yang secara sengaja menipu pengguna atau konsumen mereka sendiri soal rilis perbaikan keamanan. Padahal mestinya ini menjadi tanggung jawab mereka.

Sebenarnya Google memberikan patch pada minggu pertama setiap bulan.

Google IO 2018

Tapi aturan sekarang tidak mengharuskan produsen untuk menyediakannya, jadi mereka sering kali sangat lambat untuk merilis pembaruan. Anehnya, fenomena patch gap seperti menjadi hal yang lumrah.

Ajang Google I/O 2018

Melalui Google I/O 2018 yang diselenggarakan di San Francisco, California, Amerika Serikat, kepala keamanan Android menegaskan jika pembuat ponsel akan secara kontraktual diwajibkan untuk mengeluarkan patch keamanan secara reguler.

Baca juga :

"Kami telah bekerja untuk membangun penambalan keamanan ke dalam perjanjian OEM kami," kata David Kleidermacher, kepala keamanan platform Android.

"Sekarang, ini akan benar-benar mengarah pada peningkatan besar baik dalam jumlah perangkat maupun pengguna yang akan menerima pembaruan patch keamanan secara reguler," lanjutnya.

Lewat Project Treble

Persyaratan baru akan menggunakan Project Treble yang memungkinkan produsen ponsel cerdas berbasis OS robot hijau merilis update tanpa harus membuat banyak perubahan.

Google Project Treble

Hal itu sekaligus mengindikasikan bahwa ketentuan baru Google dengan para pabrikan Android hanya berlaku untuk perangkat yang menjalankan Android 8.0 Oreo atau versi diatasnya, yang memang kebagian framework baru untuk update software tersebut.

Sayangnya Google enggan menanggapi dan memberi informasi lebih detail perihal :
  • Perusahaan mana saja yang diwajibkan mematuhi ketentuan tersebut
  • Apakah itu akan berlaku untuk semua mitra Google
  • Berapa sering pembaruan keamanan ini akan digulirkan
  • Seberapa ketat aturan ini nantinya

Meski demikian tetap saja ini adalah kabar bagus. Sudah seharusnya pembuat ponsel melakukannya, jangan hanya menjual tanpa mau maintenance produknya. Semoga bermanfaat!.

Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan

Update Patch Android - Celah sistem pada Android memang cukup membuat kawatir para pengguna mengingat sistem operasi yang menggunakan nama-nama makanan manis (setidaknya sebelum Android 10 meluncur) sebagai codename ini memiliki pengguna yang jumlahnya milyaran.

Terlebih lagi fakta di lapangan membuktikan bahwa ada banyak vendor nakal yang secara sengaja menipu pengguna atau konsumen mereka sendiri soal rilis perbaikan keamanan. Padahal mestinya ini menjadi tanggung jawab mereka.

Sebenarnya Google memberikan patch pada minggu pertama setiap bulan.

Google IO 2018

Tapi aturan sekarang tidak mengharuskan produsen untuk menyediakannya, jadi mereka sering kali sangat lambat untuk merilis pembaruan. Anehnya, fenomena patch gap seperti menjadi hal yang lumrah.

Ajang Google I/O 2018

Melalui Google I/O 2018 yang diselenggarakan di San Francisco, California, Amerika Serikat, kepala keamanan Android menegaskan jika pembuat ponsel akan secara kontraktual diwajibkan untuk mengeluarkan patch keamanan secara reguler.

Baca juga :

"Kami telah bekerja untuk membangun penambalan keamanan ke dalam perjanjian OEM kami," kata David Kleidermacher, kepala keamanan platform Android.

"Sekarang, ini akan benar-benar mengarah pada peningkatan besar baik dalam jumlah perangkat maupun pengguna yang akan menerima pembaruan patch keamanan secara reguler," lanjutnya.

Lewat Project Treble

Persyaratan baru akan menggunakan Project Treble yang memungkinkan produsen ponsel cerdas berbasis OS robot hijau merilis update tanpa harus membuat banyak perubahan.

Google Project Treble

Hal itu sekaligus mengindikasikan bahwa ketentuan baru Google dengan para pabrikan Android hanya berlaku untuk perangkat yang menjalankan Android 8.0 Oreo atau versi diatasnya, yang memang kebagian framework baru untuk update software tersebut.

Sayangnya Google enggan menanggapi dan memberi informasi lebih detail perihal :
  • Perusahaan mana saja yang diwajibkan mematuhi ketentuan tersebut
  • Apakah itu akan berlaku untuk semua mitra Google
  • Berapa sering pembaruan keamanan ini akan digulirkan
  • Seberapa ketat aturan ini nantinya

Meski demikian tetap saja ini adalah kabar bagus. Sudah seharusnya pembuat ponsel melakukannya, jangan hanya menjual tanpa mau maintenance produknya. Semoga bermanfaat!.

Tidak ada komentar

DAPATKAN UPDATE ARTIKEL GRATIS