Perbedaan Teknologi OIS dan EIS Pada Kamera Smartphone

13:42
Kelebihan dan Kekurangan OIS dan EIS - Seiring perkembangan jaman yang semakin maju, produsen smartphone terus berperang satu sama lain lewat produk buatannya untuk bisa merebut hati konsumen. Kehadiran beberapa teknologi kamera juga semakin mempuni. Lewat postingan ini kita akan bahas tentang salah satu istilah pada kamera smartphone yakni EIS dan OIS.

Bagi yang sudah malang melintang di dunia digital mungkin sudah tidak asing lagi dengan kedua istilah tersebut, namun jika kalian masih asing dan sedang mencari tahu apa itu EIS dan OIS, pastikan kalian baca posting ini sampai akhir.

Keduanya mempunyai tujuan sama, yakni sebagai image stabilization yakni serangkaian teknologi yang digunakan untuk memperbaiki hasil blur / buram pada gerakan yang ditimbulkan ketika memotret atau merekam sebuah objek.

Perbandingan Hasil Kamera OIS dan EIS

Namun masalah blur juga bisa terjadi karena kecepatan shutternya lambat. Umumnya teknologi image stabilization ada dan menjadi prioritas pada smartphone High End dan merk-merk besar, salah satunya Samsung.

Kedua dengan lensa IS dilengkapi dan menghasilkan kualitas yang hampir sama. Meski mempunyai tujuan sama, namun firut IS memiliki perbedaan dalam cara kerjanya.

OIS - Optical Image Stabilization

Teknologi OIS dapat mengurangi blur karena gambar akan distabilkan dengan memvariasikan jalur optik sensor dengan real time dan lensa bisa bergerak sejajar dengan bidang gambar. Oleh sebab itu, tidak ada perubahan atau degradasi.

Baca juga artikel menarik :

Itu adalah prinsip dasar OIS atau optical image stabilization. Namun di lapangan, produsen besar mempunyai nama yang berbeda untuk teknologi OIS. Contohnya, PureView milik Nokia, UltraPixel milik HTC, dan sebagainya.

Smartphone apa saja yang memiliki kemampuan ini? Nah, beberapa HP Android yang dilengkapi OIS seperti Samsung Galaxy A5 / A7 2016, Galaxy S7, iPhone 6 Plus, LG G3, Lenovo Vibe Z2 Pro, dan masih banyak lagi lainya.

EIS Electronic Image Stabilization

Teknologi EIS memiliki cara kerja yang berbeda. Pemrosesan gambar akan dipecah ke potongan-potongan kecil, kemudian dibandingkan dengan frame sebelumnya untuk menentukan apakah ada gerakan atau objek bergerak yang tidak diinginkan, dan selanjutnya system akan mengoreksinya.

Algoritma EIS terus dikembangkan guna mendapatkan akurasi yang lebih baik. Namun tetap saja ada masalah terutama ketika melakukan zoom pada objek yang terfokus. Untuk ponsel yang menggunakan EIS antara lain Asus Zenfone 3 Max, Google Pixel, dan lain-lain.

Kelebihan dan Kekurangan

1. OIS

Keuntungan utama dari OIS adalah kita tidak akan menjumpai degradasi gambar. Namun hardware untuk gerakan mekanis lensa akan membebani kinerja perangkat dan berimbas pada daya baterai yang dikonsumsi.

2. EIS

EIS mempunyai keunggulan karena lebih ringan serta lebih murah. Apalagi algoritma yang disematkan terus berkembang hingga sekarang untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Namun salah satu kekurangannya ada pada resolusi rendah pada kondisi minim cahaya. Artinya, penurunan kualitas kemungkinan lebih besar.

Bagus Mana OIS atau EIS?

Nah untuk menjawab pertanyaan ini, kita ada sebuah video yang cukup bagus untuk membandingkan kedunya. Silahkan kalian simak video dibawah ini.



Pada dasarnya kita lebih suka dengan OIS dibanding EIS karena hasil yang diapatkan lebih maksimal bahkan dalam kondisi pencahayaan yang kurang.

Sekarang sudah tahukan perbedaan EIS dan OIS serta teknologi mana yang lebih bagu? Share artikel pengetahuan ini untuk support Umahdroid. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di posting selanjutnya!

Artikel Rekomendasi

0 Komentar

Harap Diperhatikan
  • Mohon komentar dengan bahasa yang sopan. Berikan ceklist pada Notify Me agar mendapat pemberitahuan balasan. Komentar yang memuat unsur sara, menyertakan link, atau iklan, akan saya anggap sebagai SPAM. Terimakasih.