Google dan Youtube Akan Diblokir Pemerintah? Ini Penjelasannya

22:59
Google dan Youtube adalah salah satu layanan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Kita semua tahu bagaimana kedikdayaan, dan betapa banyaknya layanan yang disediakan oleh perusahaan ini dan sudah kita gunakan dari dulu sampai sekarang.

Google sebagai mesin pencari ( Search Engine ) terbesar dan palling banyak diakses di dunia sudah sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Hari ini kami mendengar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) menuntut ke Pemerintah Indonesia untuk memblokir Google dan Youtube, karena ditengarai sebagai jembatan konten berbau p*rn*grafi dan kekerasan.

Permintaan pemblokiran Google dan YouTube oleh ICMI ini diperkuat oleh kondisi belakangan ini.

Alasan Ke-1 Google dan Youtube Minta Diblokir

Kita tahu dewasa ini kasus-kasus kejahatan s*ksual semakin merajalela. Rata-rata pelaku mengaku mendapatkan greget dan inspirasi dari tayangan p*rn* yang bersumber dari mesin pencari Google dan YouTube yang mudah diakses, baik melalui komputer maupun smartphone.

Google dan Youtube Akan Diblokir Pemerintah

Sekjen ICMI Jafar Hafsah "Situs ini telah secara bebas untuk menebarkan konten-konten p*rn*grafi dan ke-kerasan tanpa kontrol sedikit pun. Google dan Youtube telah memberikan dampak negatif bagi Indonesia".

"Jika YouTube dan Google menolak untuk mengontrol situs mereka, di mana situs tersebut merilis (konten), mereka layak untuk diblokir. Jutaan konten p*rn*grafi dan kekerasan ada di situs tersebut", tambahnya.

Alasan Ke-2 Google dan Youtube Minta Diblokir

Selain itu, yang menjadi pertimbangan kedua penutupan yakni menurut ICMI, adalah soal pajak. Google disebut telah mendapat banyak keuntungan dari Indonesia, tetapi tidak membayar pajak sepeser pun.

Selain meminta negara untuk bertindak tegas, ICMI pun menyerukan agar Indonesia segera merdeka dari jajahan mesin pencari dan media sosial asing. Mesti ada layanan pengganti yang merupakan buatan dalam negeri agar konten lebih terjaga.

Bagaimana dengan Umahdroid?

Jujur saja, kami katakan untuk alasan pertama dengan tegas SANGAT TIDAK SETUJU! Google hanya memfasilitasi pencarian. Mereka tidak menyediakan konten p*rn*, dan itu jelas diatur dalam aturan main mereka. Kalaupun ada konten tersebut, itu bukan dari Google, melainkan website yang terindex di mesin pencari ini.

Dan jikalau memang berawal dari searching maka, harusnya situs yang bermasalah yang di take down, bukan mesin pencarinya.

Internet World Stats

Berbanding terbalik dengan alasan pertama, untuk alasan ke-2 kami SANGAT SETUJU! Ini tentu bisa menjadi tambahan dana untuk negeri kita membangun fasilitas lewat pajak yang diterapkan.

internet tax bill

Lewat data yang kita peroleh dari Internet Live Stats, data pada tahun 2014 pengguna internet di indonesia sebanyak 43 juta, dan ditahun 2015 menigkat menjadi 50 juta pengguna.

internet world stats

Tidak tanggung-tanggung, Facebook (FB), Google, dan layanan sejenisnya sekarang telah menjadi layanan over the top (OTT) yang dikabarkan berhasil membawa keluar uang dari Indonesia sebanyak Rp 14 Triliun.

Jumlah yang sangat fantastis sekali bukan?

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan "Sebenarnya, Indonesia memiliki potensi pasar digital yang besar. Sayangnya potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan oleh putra bangsa sendiri. Akibatnya justru FB dan teman-temannya yang berhasil mendulang keuntungan tersebut".

Kami mengutip salah seorang pakar Teknologi Informasi, Pak Onno W Purbo, “Beberapa persen dari revenue yang mereka dapat (Facebook, Google, YouTube) berasal dari pengguna internet Indonesia”.

Alasan Lain?

Apabila sampai Google dan Youtube di blokir di Indonesia, itu sama saja seperti menutup akses informasi bagi masyarakat. Oke, masih banyak lagi mesin pencari lain seperti Bing, DuckDuckGo, Yahoo dan sebagainya, namun jelas ini sangat berbeda.

Ingat! Banyak juga orang Indonesia yang mengais uang dari service yang disediakan Google, Google Adsense misalnya.

Kemudian jika sampai ini terjadi, maka segala layanan yang ada di Google otomatis akan dibabat juga. Termasuk ponsel Android dengan segala layaan yang diberikan oleh Google yang kita gunakan sekarang.

Lalu bagaimana? Apa kita harus membeli iPhone? Melihat ekonomi rata-rata masyarakat kita masih tergolong rendah tentu saja jawabannya Tidak mungkin!

Apple iPhone 6s too expensive

Jujur saja saya tidak mau mengeluarkan uang untuk membayar sesuatu dengan harga konyol. Ini menurut saya, pendapat teman-teman mungkin berbeda, dan itu sah-sah saja.

Bagaimana Dengan Teman-Teman?

Apa teman-teman setuju dengan pemblokiran Google dan Youtube? Silahkan ungkapkan pendapat lewat kolom komentar dibawah.

Artikel Rekomendasi

0 Komentar

Harap Diperhatikan
  • Mohon komentar dengan bahasa yang sopan. Berikan ceklist pada Notify Me agar mendapat pemberitahuan balasan. Komentar yang memuat unsur sara, menyertakan link, atau iklan, akan saya anggap sebagai SPAM. Terimakasih.