Hari ini Apps Sosial Media Bisa Kembali Dilemotkan Pemerintah - Umahdroid
Instagram, Facebook, WhatsApp Down - Rencana pembatasan sosial media kembali mengemuka pada hari ini, Jumat 14 Juni 2019 untuk membendung hoax selama sidang sengketa hasil pemilu 2019. Wacana ini disebutkan langsung oleh Ferdinandus Setu, Pelaksana Tugas Kepala Humas Kominfo.

Keputusan tersebut baru akan diberlakukan jika eskalasi berita hoaks dan hasutan mencapai 600 sampai 700 konten per menit, disertai kejadian di sekitar MK yang membahayakan keutuhan NKRI.

Baca juga :

Pembatasan akses internet yang dimaksud adalah fitur mengirim gambar dan video pada beberapa sosial media populer.

Dibernarkan Wiranto

Dikutip dari Tempo, hal tersebut diaminkan oleh Wiranto, "Kalau tidak ingin dilemotkan itu ya kita mengharapkan masyarakat berpartisipasi. Jangan membiarkan hoaks yang negatif, merusak, bohong, mengadu domba itu dibiarkan berkeliaran".

Pemerintah Batasi Akses Sosial Media

Ia juga menambahkan, "Kalau tidak ada kegiatan medsos yang ekstrim ya tidak akan diapa-apain, ngapain cari kerjaan seperti itu dan kemudian merugikan kepentingan masyarakat".

Meski demikian, pengguna bisa menggunakan VPN untuk melewati sistem pembatasan tersebut.

Bulan lalu, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika juga membatasi akses ke beberapa media sosial dan aplikasi pesan instan terkait protes hasil pemilu 2019.

Pembatasan WhatsApp

Khusus untuk WhatsApp, fitur limit dipilih lantaran pemerintah tidak bisa menghentikan aplikasi yang dimiliki Facebook tersebut karena akun pesan instan tersebut bersifat individu.

"Kita punya 200 juta lebih pengguna ponsel. Semua pake WhatsApp. Bagaimana caranya kita menangani 100 juta kalau take down individu", ungkapnya.

Mari kita lihat apakah hari ini Pemerintah akan kembali membatasi akses ke WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Sampai jumpa di artikel teknologi menarik lainnya. Terimakasih sudah membaca.

Hari ini Apps Sosial Media Bisa Kembali Dilemotkan Pemerintah

Instagram, Facebook, WhatsApp Down - Rencana pembatasan sosial media kembali mengemuka pada hari ini, Jumat 14 Juni 2019 untuk membendung hoax selama sidang sengketa hasil pemilu 2019. Wacana ini disebutkan langsung oleh Ferdinandus Setu, Pelaksana Tugas Kepala Humas Kominfo.

Keputusan tersebut baru akan diberlakukan jika eskalasi berita hoaks dan hasutan mencapai 600 sampai 700 konten per menit, disertai kejadian di sekitar MK yang membahayakan keutuhan NKRI.

Baca juga :

Pembatasan akses internet yang dimaksud adalah fitur mengirim gambar dan video pada beberapa sosial media populer.

Dibernarkan Wiranto

Dikutip dari Tempo, hal tersebut diaminkan oleh Wiranto, "Kalau tidak ingin dilemotkan itu ya kita mengharapkan masyarakat berpartisipasi. Jangan membiarkan hoaks yang negatif, merusak, bohong, mengadu domba itu dibiarkan berkeliaran".

Pemerintah Batasi Akses Sosial Media

Ia juga menambahkan, "Kalau tidak ada kegiatan medsos yang ekstrim ya tidak akan diapa-apain, ngapain cari kerjaan seperti itu dan kemudian merugikan kepentingan masyarakat".

Meski demikian, pengguna bisa menggunakan VPN untuk melewati sistem pembatasan tersebut.

Bulan lalu, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika juga membatasi akses ke beberapa media sosial dan aplikasi pesan instan terkait protes hasil pemilu 2019.

Pembatasan WhatsApp

Khusus untuk WhatsApp, fitur limit dipilih lantaran pemerintah tidak bisa menghentikan aplikasi yang dimiliki Facebook tersebut karena akun pesan instan tersebut bersifat individu.

"Kita punya 200 juta lebih pengguna ponsel. Semua pake WhatsApp. Bagaimana caranya kita menangani 100 juta kalau take down individu", ungkapnya.

Mari kita lihat apakah hari ini Pemerintah akan kembali membatasi akses ke WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Sampai jumpa di artikel teknologi menarik lainnya. Terimakasih sudah membaca.

Tidak ada komentar

DAPATKAN UPDATE ARTIKEL GRATIS