Facebook Messenger, Aplikasi Terburuk Soal Privasi Pengguna - Umahdroid

Messenger by Facebook - Dunia digital memang tidak akan pernah lepas dari data pengguna. Penelitian yang dilakukan oleh Surfshark baru-baru ini menunjukan bahwa Facebook Messenger merupakan aplikasi chat paling serakah.


Belakangan isu mengenai privasi data pengguna WhatsApp memang ramai diperbincangkan, terutama setelah WA sebagai sebagai aplikasi messenger yang paling banyak digunakan memperbarui kebijakan privasinya.


Selain itu masih ada iOS 14.5 dengan app tracking transparency-nya.


Privasi Facebook Paling Buruk Sedunia

Facebook yang merasa bisnisnya akan terganggu dengan fitur baru tersebut melawan. Untungnya, Apple tidak mundur. Kali ini kita setuju dengan manuver Tim Cook CS. Sudah seharusnya user memiliki kontrol atas datanya sendiri.


Praktek semacam ini akan semakin rumit untuk developer. Apalagi setelah Android 12 juga akan memperketat sistem tracking.


Masalah Data Pengguna di Era Digital

Invisibly melakukan sebuah survei dan menemukan bahwa 82% responden menerima langkah yang diterapkan oleh berbagai perusahaan teknologi dalam hal membatasi pengumpulan data.


Baca juga :


Selain itu, 76% tidak suka menerima targeted ads dan menginginkan praktik ini dihentikan.


Hasil Survey Apa Privasi Data Penting

68% reponden menganggap data privacy sangat penting. Survery ini juga menunjukan hasil yang cukup unik, yakni ada sekitar 11% pria daripada wanita yang tidak keberatan menerima iklan online yang ditargetkan.


Pengumpulan Data dan Aktifitas Pengguna

Statistik lainnya membuktikan bahwa pada 16 Mei, 15% pengguna Apple mengijinkan aplikasi pihak ketiga untuk melacak aktifitas daring mereka.


Kemudian di Amerika Serikat, hanya ada 6% pengguna saja yang memberikan ijin pelacak aplikasi traveling smartphone untuk melacak mereka supaya mendapatkan tanggal yang sesuai.


Beberapa Aplikasi Lebih Rakus Data

Fakta menarik lainnya soal "ternak" data pengguna. Misalnya, dalam kategori aplikasi perpesanan dan panggilan video, Facebook Messenger tidak heran ada di urutan pertama dalam mengumpulkan data pribadi.


Pada kategori yang sama Cisco Webex Meetings mengumpulkan data paling sedikit. Sejalan dengan itu, aplikasi media sosial terburuk juga ditempati Facebook.


Rangking Privasi Aplikasi Android

Disisi lain, Clubhouse, yakni aplikasi yang naik daun karena Elon Musk yang saat ini masuk dalam tahap beta untuk ponsel pintar dengan sistem operasi Android "menyedot" paling sedikit.


Pada kategori navigasi, GPS Waze berada di rangking pertama, sedangkan InRoute justru sebaliknya. Ia tidak membagikan data sama sekali.


Disini jelas, sebagian besar aplikasi populer mendapatkan sebagian besar data. Tetapi ada juga yang tidak men-tracking sama sekali. Sebagai gantinya, mereka mengenakan biaya, misalnya pembelian dalam aplikasi.

Facebook Messenger, Aplikasi Terburuk Soal Privasi Pengguna

Messenger by Facebook - Dunia digital memang tidak akan pernah lepas dari data pengguna. Penelitian yang dilakukan oleh Surfshark baru-baru ini menunjukan bahwa Facebook Messenger merupakan aplikasi chat paling serakah.


Belakangan isu mengenai privasi data pengguna WhatsApp memang ramai diperbincangkan, terutama setelah WA sebagai sebagai aplikasi messenger yang paling banyak digunakan memperbarui kebijakan privasinya.


Selain itu masih ada iOS 14.5 dengan app tracking transparency-nya.


Privasi Facebook Paling Buruk Sedunia

Facebook yang merasa bisnisnya akan terganggu dengan fitur baru tersebut melawan. Untungnya, Apple tidak mundur. Kali ini kita setuju dengan manuver Tim Cook CS. Sudah seharusnya user memiliki kontrol atas datanya sendiri.


Praktek semacam ini akan semakin rumit untuk developer. Apalagi setelah Android 12 juga akan memperketat sistem tracking.


Masalah Data Pengguna di Era Digital

Invisibly melakukan sebuah survei dan menemukan bahwa 82% responden menerima langkah yang diterapkan oleh berbagai perusahaan teknologi dalam hal membatasi pengumpulan data.


Baca juga :


Selain itu, 76% tidak suka menerima targeted ads dan menginginkan praktik ini dihentikan.


Hasil Survey Apa Privasi Data Penting

68% reponden menganggap data privacy sangat penting. Survery ini juga menunjukan hasil yang cukup unik, yakni ada sekitar 11% pria daripada wanita yang tidak keberatan menerima iklan online yang ditargetkan.


Pengumpulan Data dan Aktifitas Pengguna

Statistik lainnya membuktikan bahwa pada 16 Mei, 15% pengguna Apple mengijinkan aplikasi pihak ketiga untuk melacak aktifitas daring mereka.


Kemudian di Amerika Serikat, hanya ada 6% pengguna saja yang memberikan ijin pelacak aplikasi traveling smartphone untuk melacak mereka supaya mendapatkan tanggal yang sesuai.


Beberapa Aplikasi Lebih Rakus Data

Fakta menarik lainnya soal "ternak" data pengguna. Misalnya, dalam kategori aplikasi perpesanan dan panggilan video, Facebook Messenger tidak heran ada di urutan pertama dalam mengumpulkan data pribadi.


Pada kategori yang sama Cisco Webex Meetings mengumpulkan data paling sedikit. Sejalan dengan itu, aplikasi media sosial terburuk juga ditempati Facebook.


Rangking Privasi Aplikasi Android

Disisi lain, Clubhouse, yakni aplikasi yang naik daun karena Elon Musk yang saat ini masuk dalam tahap beta untuk ponsel pintar dengan sistem operasi Android "menyedot" paling sedikit.


Pada kategori navigasi, GPS Waze berada di rangking pertama, sedangkan InRoute justru sebaliknya. Ia tidak membagikan data sama sekali.


Disini jelas, sebagian besar aplikasi populer mendapatkan sebagian besar data. Tetapi ada juga yang tidak men-tracking sama sekali. Sebagai gantinya, mereka mengenakan biaya, misalnya pembelian dalam aplikasi.

Tidak ada komentar

DAPATKAN UPDATE ARTIKEL GRATIS