KEuVUe149Y7e320zVKJqOjpo0SGIHzz7ueew9qo8
Bookmark

Repository Debian 11 Bullseye Indonesia & Cara Menggantinya

Repository Debian 11 Lokal - Yo apa kabar?. Semoga tetap sehat meski pandemi belum berlalu. Hari ini kita kembali membahas dunia Linux. Sesuai judul, kita akan share server repository Indonesia untuk Debian 11 Bullseye.


Untuk yang belum tahu, Debian adalah sistem operasi sumber terbuka yang pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada 16 Agustus 1993.


Nama Debian sendiri diambil dari kombinasi nama antara Ian dengan mantan pacarnya (yang juga mantan istrinya), Debra Lynn.


Repository Debian 11 Bullseye Indonesia

Setelah tiga tahun pengembangan, Debian stable versi pertama akhirnya dirilis dan dapat dinikmati oleh masyarakat. Codename distribusi ini diambil dari karakter yang ada pada film animasi Toy Story.


Itulah sebabnya kalian menemukan nama Woody, Jessie, Buzz, Sid, Wheezy, Rex, Buster, Squeeze, Hamm, Potato, Sarge, Lenny, dan kawan-kawannya.


Daftar Repository Debian 11 Bullseye Indonesia

Peladen yang ada di Tanah Air ini tetap dikelola dengan baik supaya tetap up-to-date mengikuti pembaruan dari main repository. Dengan demikian proses download / update / upgrade menjadi lebih cepat.


Baca juga :


Disini kalian memiliki empat repository yang bisa kalian pilih sesuai selera. Langsung saja, berikut daftarnya.


Kambing UI

deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free

Kebo VLSM

deb http://kebo.vlsm.org/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free

Data Utama Surabaya

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free

Mirror UNEJ

deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ bullseye main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free

Nah itulah kumpulan repositori Ibu Pertiwi dari salah satu free open source operating system paling populer di Bumi baik untuk server maupun komputer desktop rumahan yang bisa kalian pilih sesuai selera maupun kebutuhan.


Sekarang mari kita lanjutkan ke poin selanjutnya tentang cara mengubah repository Debian ke daftar yang sudah kita bagikan.


Langkah Mengganti Repository Debian 11 Lokal

Untuk mengedit repository distro Linux yang juga jadi basis untuk banyak distro Linux yang cocok untuk pemula ini juga tidak sulit. Cukup dengan Command Line Interface semua beres.


Tanpa banyak babibu, langsung saja ikuti langkah berikut :

  • Seperti biasa, pertama jalankan Terminal (Ctrl + Alt + T)

  • Ketik atau copy-paste, kemudian jalankan perintah ini :


sudo nano /etc/apt/source.list

  • Masukan salah satu repository yang kita share di atas

  • Tekan Ctrl+O untuk menyimpan dan Ctrl+X untuk keluar


Setelah itu tinggal diperbarui saja cache-nya dengan menjalankan perintah sudo apt update di jendela Terminal yang sama.


Itu saja coret-coret tentang daftar repository lokal Debian 11 Bullseye yang bisa Umahdroid tulis. Like and follow akun sosial media Umahdroid untuk mendapatkan pemberitahuan tutorial Linux Indonesia menarik lainnya.

Posting Komentar

Posting Komentar

Berikan checklist pada Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi balasan