Cara Menambah Open & Edit As Root di Menu Klik Kanan Linux - Umahdroid

Edit Open As Administrator - Halo selamat siang penggiat Linux Indonesia. Semoga sehat seperti yang diharapkan oleh semua orang. Hari ini kita ingin bagikan sebuah tips untuk pengguna salah satu distro Linux paling populer.


Sebagaimana kalian ketahui, baik Unity atau GNOME yang dipakai sebagai desktop environment bawaan Ubuntu menggunakan Nautilus aka GNOME Files sebagai aplikasi file manager default-nya.


Perangkat lunak untuk memanajemen berkas dalam perangkat komputer desktop kita tersebut memang diciptakan serba minimalis.


Install Nautilus Admin Extension

Bukan hanya dari segi antar muka (UI) saja, tapi fitur dan fungsionalitasnya. Padahal dulu, Nautilus cukup kaya fitur. Split panel, open or edit file as root, type a head, adalah beberapa fitur yang telah dihilangkan.


Meski tidak hadir out of the box, tapi untungnya nama kedua yang kita sebut di atas masih dapat dinikmati.


Open Serta Edit As Administrator Pada Ubuntu

Kita memang bisa selalu membuka atau mengedit file sebagai root melalui Terminal. Perlu diketahui juga, metode seperti ini tidak untuk semua orang. Meski lebih cepat, ada beberapa orang tidak nyaman dengan CLI.


Baca juga :


Hanya dengan menjalankan baris perintah berikut (boleh copy-paste agar lebih cepat), kalian sudah dapat menikmatinya :


sudo add-apt-repository universe
sudo apt update
sudo apt install nautilus-admin

Perintah pertama dipakai untuk mengaktifkan repositori universe, baris kedua untuk memperbarui cache, sedangkan baris ketiga memasang paket.


Setelah extension terpasang, langkah selanjutnya tinggal restart saja Nautilus-nya untuk melihat perubahannya. Kalian bisa menggunakan nautilus -q atau menutup dan membukannya secara manual.


GNOME Files sekarang lebih fleksibel seperti hanya Dolphin pada KDE Plasma, Nemo pada Cinnamon, atau Thunar pada XFCE, atau Caja pada MATE.


Apa Metode Ini Bisa Diterapkan di Elementary?

Metode yang kita jelaskan di atas hanya berlaku untuk Nautilus. Lingkungan desktop milik Elementary OS adalah Pantheon. Aplikasi manajemen berkasnya bernama Pantheon Files, jadi tidak bisa.


Tapi jangan kawatir, harap tenang, dan tidak perlu risau pemirsa. Kalian para user eOS bisa mengakalinya dengan membuat konfigurasi kontraktor.


Caranya?. Sangat mudah. Kita sudah bagikan lewat sebuah video yang kita unggah ke channel YouTube Tiwo Satriatama , silahkan simak langkah-langkah lengkapnya pada panduan add open as root elementary OS.

Cara Menambah Open & Edit As Root di Menu Klik Kanan Linux

Edit Open As Administrator - Halo selamat siang penggiat Linux Indonesia. Semoga sehat seperti yang diharapkan oleh semua orang. Hari ini kita ingin bagikan sebuah tips untuk pengguna salah satu distro Linux paling populer.


Sebagaimana kalian ketahui, baik Unity atau GNOME yang dipakai sebagai desktop environment bawaan Ubuntu menggunakan Nautilus aka GNOME Files sebagai aplikasi file manager default-nya.


Perangkat lunak untuk memanajemen berkas dalam perangkat komputer desktop kita tersebut memang diciptakan serba minimalis.


Install Nautilus Admin Extension

Bukan hanya dari segi antar muka (UI) saja, tapi fitur dan fungsionalitasnya. Padahal dulu, Nautilus cukup kaya fitur. Split panel, open or edit file as root, type a head, adalah beberapa fitur yang telah dihilangkan.


Meski tidak hadir out of the box, tapi untungnya nama kedua yang kita sebut di atas masih dapat dinikmati.


Open Serta Edit As Administrator Pada Ubuntu

Kita memang bisa selalu membuka atau mengedit file sebagai root melalui Terminal. Perlu diketahui juga, metode seperti ini tidak untuk semua orang. Meski lebih cepat, ada beberapa orang tidak nyaman dengan CLI.


Baca juga :


Hanya dengan menjalankan baris perintah berikut (boleh copy-paste agar lebih cepat), kalian sudah dapat menikmatinya :


sudo add-apt-repository universe
sudo apt update
sudo apt install nautilus-admin

Perintah pertama dipakai untuk mengaktifkan repositori universe, baris kedua untuk memperbarui cache, sedangkan baris ketiga memasang paket.


Setelah extension terpasang, langkah selanjutnya tinggal restart saja Nautilus-nya untuk melihat perubahannya. Kalian bisa menggunakan nautilus -q atau menutup dan membukannya secara manual.


GNOME Files sekarang lebih fleksibel seperti hanya Dolphin pada KDE Plasma, Nemo pada Cinnamon, atau Thunar pada XFCE, atau Caja pada MATE.


Apa Metode Ini Bisa Diterapkan di Elementary?

Metode yang kita jelaskan di atas hanya berlaku untuk Nautilus. Lingkungan desktop milik Elementary OS adalah Pantheon. Aplikasi manajemen berkasnya bernama Pantheon Files, jadi tidak bisa.


Tapi jangan kawatir, harap tenang, dan tidak perlu risau pemirsa. Kalian para user eOS bisa mengakalinya dengan membuat konfigurasi kontraktor.


Caranya?. Sangat mudah. Kita sudah bagikan lewat sebuah video yang kita unggah ke channel YouTube Tiwo Satriatama , silahkan simak langkah-langkah lengkapnya pada panduan add open as root elementary OS.

Tidak ada komentar

DAPATKAN UPDATE ARTIKEL GRATIS