Google Facebook Twitter Akan Segera Kena Pajak di Indonesia

06:10
Pajak Perusahaan Asing Digital - Perusahaan OTT atau Over The Top asing seperti Google, Facebook, dan Twitter sudah menempatkan kantor perwakilannya di Indonesia. Disamping itu, baru-baru ini Apple juga siap membangun pusat penelitian software

Walaupun kemikian, ketiga perusahaan raksasa tersebut masih belum miliki kantor tetap dan membayar pajak negara karena belum menjadi Badan Usaha Tetap (BUT).

Oleh karena itu Pemerintah tengah gencar mendorong seluruh penyedia layanan berbasis internet tersebut harus mengurus pembentukan Badan Usaha Tetap.

Pajak Perusahaan OTT Asing di Indonesia

Peraturan terkait tidak hanya sebatas pada ketiga perusahaan tersebut, namun semua perusahaan asing yang menjalankan bisnisnya di Indonesia.

Kemenkominfo mencatat putaran uang iklan digital di Indonesia mencapai 800 juta dollar AS, atau setara Rp 10,7 triliun. Namun sayangnya tidak satupun dari nilai tersebut masuk ke kas Negara karena tidak kena pajak.

Pajak Google Facebook Twitter di Indonesia

Belum lama ini Google Indonesia menolak diperiksa oleh Direktorat Jenderal Pajak. Karena hal tersebut, perusahaan asal negeri paman sam tersebut terancam penyelidikan karena terindikasi melakukan pelanggaran pajak.

"Kami akan meningkatkan tahapan ke investigasi karena mereka menolak diperiksa. Ini merupakan indikasi adanya tindak pidana,” ungkap Muhammad Hanif selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus.

Selain itu dia juga menambahkan, penyelidikan ini akan dilakukan paling cepat pada akhir bulan September ini.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengincar OTT asing agar patuh pada dengan wajib pajak, masih ada Prancis dan Italy.

Bulan Mei lalu di Prancis, kantor Google digrebek polisi dan penyidik pajak setempat sebagai konsekuensi atas keengganannya membayar pajak sebesar 1,12 miliar dollar AS atau setara Rp 15,2 triliun.

Apa Pendapatmu?

Bagaimana pendapat teman-teman tentang sikap pemerintah perihal pajak untuk perusahaan OTT asing seperti Google, Facebook, Twitter dan kawan-kawannya? Tuliskan lewat kolom komentar dibawah ya.

Artikel Rekomendasi

0 Komentar

Harap Diperhatikan
  • Mohon komentar dengan bahasa yang sopan. Berikan ceklist pada Notify Me agar mendapat pemberitahuan balasan. Komentar yang memuat unsur sara, menyertakan link, atau iklan, akan saya anggap sebagai SPAM. Terimakasih.